Dusha

Mamah

(1) Ibuku selalu marah, seperti ada tungku api yang selalu menyala di dalam matanya. Ibuku selalu gusar, setiap subuh rajin menarik selimutku. Tidak hanya menjerang air, tapi juga melangkah ke sekolah ia setelahnya. Langkah kaki ibuku cepat dan tap-tap-tap (ia pendek, jadi seperti tergesa-gesa). Ibuku memotong-motong wortel untuk sup saja. Karena anaknya tak mau makan…… Continue reading Mamah

Uncategorized

Garis-Garis Kebudayaan

Saya baru saja membaca buku mengenai kehidupan para budayawan-pelaku seni di Kekaisaran Rusia. Judul bukunya “The Romanov Riches” karya budayawan Rusia bernama Solomon Volkov. Dalam buku itu, dengan gaya khasnya yang ringan tapi serius, Volkov menjelaskan prahara budaya di masa kekaisaran Rusia yang jauh dari bayangan kita akan produk-produknya yang “berkelas” dan “adi luhung”, atau…… Continue reading Garis-Garis Kebudayaan